{"id":1785,"date":"2025-09-26T15:14:32","date_gmt":"2025-09-26T15:14:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.siandal.com\/?p=1785"},"modified":"2025-09-26T15:14:33","modified_gmt":"2025-09-26T15:14:33","slug":"komdigi-registrasi-sim-card-dengan-face-recognition-siap-diterapkan-tahun-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/2025\/09\/26\/komdigi-registrasi-sim-card-dengan-face-recognition-siap-diterapkan-tahun-ini\/","title":{"rendered":"Komdigi: Registrasi SIM Card dengan Face Recognition Siap Diterapkan Tahun Ini"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Teknologi.id &#8211;&nbsp;<\/strong>Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan bahwa registrasi kartu SIM dengan teknologi&nbsp;<strong>face recognition (pengenalan wajah)<\/strong>&nbsp;akan mulai diberlakukan tahun ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini diungkapkan oleh&nbsp;<strong>Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah<\/strong>, usai menghadiri peresmian Veeam Data Cloud di Jakarta pada Kamis (25\/9\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita sudah meluncurkan e-SIM dan memperkenalkan biometrik untuk registrasi guna mengurangi penipuan digital. Saat ini aturan sedang disusun, dan targetnya tahun ini registrasi SIM dengan biometrik mulai diterapkan,\u201d jelas Edwin.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Awalnya Berlaku untuk e-SIM, Segera Menyeluruh<\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini, registrasi dengan teknologi pengenalan wajah baru diterapkan untuk pengguna&nbsp;<strong>e-SIM<\/strong>. Namun, Komdigi memastikan bahwa aturan ini nantinya akan berlaku bagi seluruh kartu SIM, baik fisik maupun digital.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSekarang baru e-SIM saja, nanti ke depan berlaku untuk semuanya,\u201d tambah Edwin.<\/p>\n\n\n\n<p>Operator seluler besar seperti&nbsp;<strong>Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata<\/strong>&nbsp;sebenarnya sudah mulai melakukan uji coba registrasi SIM card berbasis face recognition sejak tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Meningkatkan Keamanan Data dan Kurangi Penipuan<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum adanya biometrik, registrasi SIM card di Indonesia hanya mengandalkan&nbsp;<strong>Nomor Induk Kependudukan (NIK)<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Nomor Kartu Keluarga (KK)<\/strong>. Namun, metode ini masih memiliki celah penyalahgunaan data dan tidak sepenuhnya efektif mencegah penipuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan tambahan validasi menggunakan&nbsp;<strong>pengenalan wajah<\/strong>, keakuratan data pelanggan seluler akan meningkat. Sistem ini diharapkan bisa menjadi&nbsp;<strong>senjata baru dalam melawan penipuan digital<\/strong>&nbsp;yang marak terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kebijakan baru ini, masyarakat bisa lebih aman saat menggunakan layanan seluler, sementara operator dapat memastikan data pelanggan terverifikasi secara akurat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teknologi.id &#8211;&nbsp;Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan bahwa registrasi kartu SIM dengan teknologi&nbsp;face recognition (pengenalan wajah)&nbsp;akan mulai diberlakukan tahun ini. Hal ini diungkapkan oleh&nbsp;Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, usai menghadiri peresmian Veeam Data Cloud di Jakarta pada Kamis (25\/9\/2025). \u201cKita sudah meluncurkan e-SIM dan memperkenalkan biometrik untuk registrasi guna mengurangi penipuan digital. Saat&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1785","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1785","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1785"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1785\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1787,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1785\/revisions\/1787"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1785"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1785"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.siandal.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1785"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}